Archive

Archive for the ‘Renungan’ Category

Cara #MALAS Jadi ORANG SUKSES

#MALAS bagi sebagian orang mungkin berkonotasi NEGATIF. Well, actually NEGATIF atau POSITIF itu tergantung dengan INTEPRETASI masing-masing. Karena #MALAS pun bisa menjadi DAYA DORONG untuk SUKSES! It’s only when YOU THINK out of THE BOX alias berpikir dengan OTAK KANAN. Karena Cara #MALAS Jadi ORANG SUKSES adalah #MALAS yang POSITIF. Yuk Simak berikut ini .

Read more…

Advertisements
Categories: Renungan Tags: ,

Jadikan Rumah Idaman Nyata

Saya prihatin dengan kondisi Indonesia, terutama untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat yang pokok yakni papan. Data yang saya terima dari Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) menunjukkan bahwa tingkat kebutuhan rumah di Indonesia adalah sebesar 1,2 juta unit per tahun baik rumah baru maupun peningkatan kualitas rumah. Sedangkan tingkat pemenuhan oleh swasta hanya sebesar 15% saja. Ini menunjukkan rendahnya investasi swasta di sektor properti. Berarti setiap tahun akan ada sekitar 1jt kepala keluarga tidak dapat memenuhi kebutuhan papannya. Bagaimana kalau 5 tahun lagi? Ada apa ini?

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi hal tersebut. Pertama, tingginya urbanisasi membuat harga tanah di perkotaan menjadi mahal sehingga pengembang properti berpikir ulang untuk berinvestasi. Dan kalaupun dilakukan akan membuat harga jual menjadi berlipat. Kedua, 70% warga perkotaan termasuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yakni di bawah 1,5 Juta per bulan. Padahal bank mensyaratkan (saat ini) minimal penghasilan adalah 2 juta. Ketiga, mekanisme pasar baik properti maupun perbankan tidak mendukung MBR. Margin keuntungan penjualan rumah tipe kecil (di bawah t36) sangat kecil, sehingga tidak menarik pengembang untuk berinvestasi. Bunga perbankan yang tinggi akan menaikkan jumlah angsuran. Meski ada mekanisme subsidi bunga oleh pemerintah, tapi itu hanya untuk harga jual rumah sebesar 42jt. Mana menarik buat pengembang? Dan seberapa kuat anggaran pemerintah untuk memberikan subsidi? Wah berat…

Read more…

Categories: Renungan Tags:

Membangun Indonesia dengan Properti

Sewaktu terjadi Great Depression tahun 1930 di Amerika Serikat, Pemerintah Amerika membangun suburban. Sedangkan Pemerintah Malaysia saat ini sedang giat-giatnya membangun Johor. Kenapa Johor? Kenapa bukan Serawak?

Dua contoh di atas adalah kegiatan properti untuk membangun pondasi perekonomian negara berdasarkan competitive advantage. Pertanyaan selanjutnya, bagaimana di Indonesia?

Pemerintah bukannya tidak mengetahui bahwa properti mampu menggerakan roda perekonomian. Beberapa program diluncurkan seperti subsidi bunga untuk Rumah Sehat Sederhana (RSS) dan bebas Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk Rusunami. Juga beberapa program pendukung yang sifatnya lebih umum seperti KUR, Kredit Usaha Rakyat yang bisa diberikan kepada kontraktor.

Read more…